Sosiologi agama sebagai disiplin baru dari sosiologi yang melihat agama sebagai situs pengetahuan yang dikaji dari sudut pandang sosiologi. Matakuliah ini mempelajari agama sebagai fakta sosial tentang kehidupan beragama masyarakat sebagaimana adanya (das sein) bukan agama dipelajari sebagai kajian teologis-tektual yang bersifat indoktrinatif (das sollen). Matakuliah ini tidak hanya concern mempelajari konsep-konsep teoritis sosiologi agama saja tetapi juga mengkaji fakta sosioreligius yang terjadi dan berkembang di masyarakat (das sein). Pembahasan matakuliah ini diawali dengan mempelajari konsep-konsep dasar dan teori sosiologi agama meliputi pengertian agama dan sosiologi agama, obyek, pendekatan, aspek-aspek kehidupan beragama, pandangan para sosiolog tentang agama dan hubungan agama dengan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan diskusi kajian mengenai  masalah –masalah sosioreligius seperti komodifikasi atau kapitalisasi agama, Radikalisasi beragama, agama dan politik serta agama dan perubahan sosial.


Dalam kehidupan nyata kemudian ditemukan fakta bila satu peristiwa berkelindan dengan peristiwa lain, satu dan lain saling mempengaruhi, berganti-ganti menjadi sebab dan akibat. Dalam dunia keilmuan satu peristiwa dapat dijelaskan dengan berbagai sudut pandang. Peristiwa demografi (kependudukan) seperti kelahiran, kematian, dan mobilitas kemudian dapat ditinjau dari sudut pandang sosiologi. Dengan demikian mata kuliah ini memberikan penjelasan mengenai peristiwa demografi dari sudut pandang atau pendekatan-pendekatan dalam ilmu sosiologi.

Mata kuliah ini akan memberikan dasar pemahaman terhadap peristiwa demografi yang terjadi di sekitar. Materi kuliah ini meliputi kemunculan dan ruang lingkup studi sosiologi kependudukan, kemunculan studi sosiologi kependudukan, aliran pemikiran dalam sosiologi kependukan, dan kaitan antara proses sosial dan peristiwa kependudukan. Dalam pembelajaran, mata kuliah ini mengembangkan Pendekatan Konstruktivisme, dimana mahasiswa dan dosen bersama-sama membangun pemahaman terhadap konsep-konsep.


Mahasiswa menguasai konsep teoritis dan peraktis evaluasi pembelajaran sosiologi meliputi; 1. Arti evaluasi, penilaian, dan pengukuran. Kedudukan evaluasi dalam pembelajaran. Tujuan adan fungsi evaluasi pembelajaran. Ruang lingkup evaluasi pembelajran. Jenis evaluasi pembelajran. 2. krakter instrumen evaluasi, model-model evaluasi, pendekatan evaluasi. 3 perencanaan evaluasi, pelaksanaan, monitoring, penglola, pelaporan dan pengunaan evaluasi pembelajaran, 4. Pengembangan tes uraian, objektif, lisan, perbuatan. 5. Observasi,wawancara, skala sikap, daftar cek, skala penilaian, angket, studi kasus, catatan insedental, sosiometri. 6  pengertian, tujuan, prinsip, karaktristik, kelebihan dan kekurangan penilaian fortopolio. Jenis tahap-tahap,bahan penilaian fortopolio.7). tehnik pengelolaan hasil tes, skor total, konversi skor,pemberian skor sikap, psikimotor, pengelolaan data hasil tes. 8) validitas, realibilitas,kepraktisan, kuliatas butir soal. 9 mamfaat hasil belajar, refleksi hasil evaluasi, keberhasilan pembelajaran, faktor penyebab kegagalan dan pendukung keberhasilan pembelajaran.