Dalam konteks pendidikan di sekolah laboratorium mempunyai  fungsi sebagai tempat proses pembelajaran dengan metoda praktikum yang dapat memberikan pengalaman belajar pada siswa untuk berinteraksi dengan alat dan bahan serta mengobservasi berbagai gejala secara langsung.  Kegiatan laboratorium/praktikum akan memberikan peran yang sangat besar  terutama dalam:

1. membangun pemahaman konsep;

2. verifikasi (pembuktian) kebenaran konsep;

3. menumbuhkan keterampilan proses (keterampilan dasar bekerja ilmiah) serta afektif siswa;

4. menumbuhkan “rasa suka” dan motivasi terhadap pelajaran yang dipelajari;

5. melatih kemampuan psikomotor.